Menu Close

Clinovir dan Perawatan Cold Sores

clinovir

Cold sores disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV-1 atau HSV-2). Virus herpes dapat menyebabkan infeksi seumur hidup yang dapat tidak aktif atau dormant di dalam tubuh selama beberapa tahun sebelum akhirnya menyebabkan cold sores muncul. Meskipun cold sores muncul di dalam atau pada mulut, kondisi ini juga dapat terjadi di pipi, hidung, dan mata. 

Setelah Anda terpapar virus herpes, sesuatu umumnya akan memicu terjadinya luka atau lepuhan di kulit, seperti stres, kelelahan, penyakit, fluktuasi hormon, alergi makanan, dan paparan sinar matahari. Sekitar 90 persen orang dewasa memiliki HSV di dalam tubuh mereka. Dan sekitar 50 persen diantaranya mengembangkan kondisi ini saat mereka mencapai usia taman kanak-kanak. Cold sores tidak dapat diobati, dalam arti virus akan terus ada di dalam tubuh Anda. Obat seperti clinovir dapat membantu merawat gejala agar tidak bertambah parah. 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, tidak ada obat untuk cold sores, namun beberapa orang yang memiliki virus herpes simplex di dalam tubuh jarang kambuh. Saat cold sores berkembang, ada beberapa cara untuk merawatnya, seperti salah satunya menggunakan clinovir. 

  • Salep dan krim

Saat cold sores mulai mengganggu, Anda bisa mengatur rasa nyeri dan mempercepat pemulihan menggunakan salep antivirus, misalnya penciclovir. Salep cenderung lebih efektif apabila dioleskan setelah tanda-tanda pertama luka muncul. Salep tersebut perlu dioleskan empat hingga lima kali sehari selama empat hingga 5 hari. Docosonal merupakan pilihan perawatan lainnya. Ini adalah sebuah krim over-the-counter atau OTC yang bisa Anda beli di apotik. Krim ini dapat memperpendek durasi luka dan lepuhan selama beberapa jam atau beberapa hari. Krim tersebut harus dioleskan beberapa kali dalam sehari. 

  • Obat-obatan

Cold sores juga dapat dirawat menggunakan obat-obatan antivirus oral seperti acyclovir (clinovir), valacyclovir, dan famciclovir. Obat tersebut hanya tersedia dalam bentuk resep, sehingga Anda membutuhkan rekomendasi dan resep dokter untuk mendapatkannya. Dokter akan meminta Anda untuk minum obat antivirus dengan teratur jika Anda menderita komplikasi cold sores atau ketika kondisi ini sering kambuh. 

  • Perawatan rumahan atau home remedies¬†

Gejala cold sores dapat dikurangi dengan menempelkan es atau kain yang telah direndam di air dingin di atas luka. Perawatan alternatif cold sores di antaranya adalah menggunakan lip balm yang mengandung ekstrak lemon. Minum suplemen lysine secara teratur juga dihubungkan dengan kurangnya cold sores datang kembali pada beberapa orang. Aloe vera, gel menenangkan yang dapat Anda temukan di tanaman lidah buaya, juga dapat menenangkan luka. Oleskan aloe vera atau lip balm dengan kandungan ekstrak lemon tersebut pada daerah luka tiga kali sehari. 

Petroleum jelly seperti Vaseline tidak akan menyembuhkan cold sores, namun produk ini dapat memberi rasa lega dan mengatasi ketidaknyamanan. Jelly juga dapat mencegah kulit pecah-pecah, sekaligus bertindak sebagai pelindung untuk melindungi luka dari iritan dari luar. Selalu gunakan home remedies seperti krim, gel, dan salep pada cold sores dengan menggunakan cotton swab atau cotton ball agar tangan tidak tertular virus. 

Selain menggunakan home remedies, clinovir, dan salep, Anda juga bisa mencegah cold sores agar tidak menyebar di seluruh tubuh atau menular ke orang lain. Anda harus sering mencuci tangan dan menghindari kontak langsung dengan orang di sekitar Anda. Pastikan Anda tidak berbagi benda yang Anda sentuh menggunakan mulut, seperti lip balm atau sendok, dengan orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *