Menu Close

Risiko Menggunakan Parfum Vagina

Risiko Menggunakan Parfum Vagina

Memiliki vagina yang harum menjadi impian semua wanita. Inilah yang membuat produk perawatan vagina seperti sabun kewanitaan atau parfum vagina banyak ditemukan di toko obat. Produk-produk tersebut mengklaim dirinya dapat menyeimbangkan pH vagina dan membuat alat kelamin berbau segar dan bersih.

Meskipun produk ini telah populer selama beberapa dekade, nyatanya produk-produk tersebut tidak diperlukan untuk menjaga kesehatan vagina. Dalam beberapa kasus, produk ini bahkan dapat menyebabkan iritasi atau memperburuk infeksi bakteri yang ada.

Parfum vagina apakah aman digunakan?

Terdapat berbagai alasan yang mendorong wanita akhirnya memilih menggunakan produk yang diklaim sebagai parfum vagina. Baik itu untuk mengurangi aroma vagina atau sekadar memastikan vagina selalu dalam keadaan bersih dan terawat. 

Sebenarnya wajar bagi wanita untuk menjaga area intim dan menginginkan vagina yang bersih. Hanya saja, cara merawat dan membersihkan vagina tidak boleh dilakukan sembarangan, apalagi menggunakan produk perawatan vagina yang mengandung bahan kimia. 

Dari beberapa penelitian, tidak sedikit produk kewanitaan yang dijual bebas di pasaran memiliki kandungan bahan kimia di dalamnya. Hal ini dapat sangat berbahaya bagi organ intim Anda. Alih-alih menjaga kesehatan vagina, produk-produk tersebut dapat menyebabkan masalah serius pada organ intim.

Penelitian lainnya yang dilakukan oleh University of Guelph di Kanada menyebutkan, produk perawatan vagina seperti sabun kewanitaan dan parfum vagina berisiko membuat organ intim wanita dan saluran kencing mengalami infeksi jamur.

Sebenarnya produk perawatan vagina jenis apapun dapat mengganggu keseimbangan mikroba yang hidup di dalam vagina. Bakteri baik pada vagina pun dapat hilang jika menggunakan produk dengan bahan kimia yang berbahaya. Sebab, produk pembersih vagina biasanya bekerja dengan menghilangkan semua jenis bakteri. 

Padahal, bakteri ini berfungsi untuk menjaga kesehatan vagina dengan mencegah serangan infeksi seperti infeksi bakteri vagina, radang panggul, ataupun penyakit seksual lainnya.

Parfum vagina mengganggu keseimbangan pH

Memang, area vagina yang terletak di antara kedua paha membuatnya rentan lembap. Karena itu, jika kebersihannya tidak dijaga dengan baik dapat mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bau ini tidak hanya dapat mengganggu aktivitas, tetapi membuat seorang wanita tidak percaya diri bahkan dengan pasangan sendiri.

Produk pembersih vagina yang mengandung parfum pun menjadi pilihan para wanita untuk menjaga aroma organ intim tetap wangi. Tapi, banyak yang tidak tahu bahwa penggunaan produk seperti parfum vagina sangat tidak disarankan secara medis karena dapat mengganggu keseimbangan pH

Tingkat pH vagina normal adalah antara 3,8 dan 4,5, di mana tingkat ini membuat vagina cukup asam. Namun, setiap wanita dapat memiliki tingkat pH normal yang berbeda berdasarkan tahap kehidupan Anda. 

Misalnya, selama masa reproduksi atau sekitar usia 15 hingga 49 tahun, pH vagina akan berada di bawah atau sama dengan 4,5. Tapi, ketika sebelum menstruasi dan setelah menopause pH yang sehat cenderung lebih tinggi dari 4,5.

Area vagina yang asam bersifat protektif. Artinya, vagina dapat menciptakan penghalang yang mencegah bakteri dan ragi yang tidak sehat berkembang biak terlalu cepat dan menyebabkan infeksi. Untuk membuat area ini tetap sehat, pada dasarnya vagina memiliki mekanisme pembersihan diri.

Jika ingin membersihkan vagina dan menghilangkan baunya, cukup membasuh area tersebut dengan air hangat. Para ahli kesehatan sangat tidak menyarankan penggunaan sabun atau produk seperti parfum vagina untuk membersihkan area tersebut.

Pasalnya, produk tersebut dapat mengubah pH vagina yang asam naik menjadi basa. Hal ini dapat membuat membuat bakteri dan jamur lebih leluasa untuk tumbuh.

Parfum vagina juga dapat menyebabkan iritasi dan infeksi jamur. Vagina merupakan daerah yang sensitif, sehingga jika ada bahan-bahan kimia yang masuk ke dalamnya, iritasi maupun infeksi pun dapat terjadi. Karena itu, hindari pemakaian produk perawatan vagina seperti sabun kewanitaan maupun parfum vagina. Cukup bersihkan vagina secara teratur setiap harinya dengan air bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *